Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tengah!     

Diterbitkan 05 Aug 2011

Sabtu, 30 Juli 2011 Balai Konservasi Sumber Daya Alam Prov. Sulawesi Tengah mengadakan aksi bersih enceng gondok di Kawasan Sungai Palu. Segenap pegawai Balai KSDA Prov. Sulawesi Tengah terlibat kegiatan aksi bersi ini, dari pejabat  Struktural , pejabat fungsional dan staf. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah III, MUJIASTUTI S. Hut yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan kawasan konservasi di wilayah Sulawesi Tengah Utara dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Tidak luput pula, Kegiatan ini dimeriahkan oleh partisipasi dari rekan-rekan  Sulawesi Tengah Green Monster, anak-anak SMPN 122 Sulawesi Tengah Utara dan Masyarakat sekitar Kelurahan Kapuk Muara. Enceng g251455_266159153401073_100000209718482_1239217_842145_sondok yang memiliki nama latin Eichornia crassipes merupakan gulma di dalam kawasan Kawasan Sungai Palu. Enceng gondok dapat tumbuh sangat cepat pada wilayah perairan sehingga dalam waktu yang singkat dapat mengurangi oksigen perairan, mengurangi fitoplankton dan zooplankton serta menyerap air, bahkan dapat menyebabkan proses pendangkalan. Oleh sebab itu keberadaan tumbuhan ini dalam kawasan harus dimusnahkan. Namun disisi lain, penelitian dari Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor menunjukkan bahwa enceng gondok   ini mempunyai kemampuan dalam menyerap logam berat khususnya Fe, Pb, Cu, dan Zn. Selain dapat menyerap logam berat, eceng gondok dilaporkan juga mampu menyerap residu pestisida, contohnya residu 2.4-D dan paraquat. Perlu diketahui, bahwa permasalahan yang terjadi di kawasan Kawasan Sungai Palu adalah pencemaran yang cukup tinggi akibat sampah dimana setiap jam berton-ton sampah yang melewati kawasan. Bila dihubungkan dengan hal tersebut, keberadaan enceng gondok akan bermanfaat dapat menyerap logam berat, namun karena status kawasan yang berupa suaka margasatwa menyebabkan tidak boleh adanya tumbuhan invansif dan dapat mengurangi kadar oksigen yang berdampak mengganggu vegetasi lainnya sehingga keberadaan enceng gondok memang harus dimusnahkan dari dalam kawasan. bersih sampah Kegiatan aksi bersih di dalam kawasan Kawasan Sungai Palu memang sering dilaksanakan tetapi sampai saat ini pemecahan permasalahan dari sampah belum dapat terselesaikan.  Semoga antusias salah satu generasi bangsa SMPN 122 Sulawesi Tengah Utara dalam kepeduliannya membersihkan enceng gondok sebagai wujud mempertahankan ekosistem Kawasan Sungai Palu dapat menggugah bangsa ini untuk tetap peduli dan sadar terhadap lingkungan.